Arsip untuk April, 2008

23
Apr
08

Dilema Unas

Sejak tanggal 22 April kemarin adek-adek kita yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas mengikuti ujian nasional. Yang bikin membuat saya bertanya-tanya adalah bahwasanya kemarin di berita tivi disebutkan bahwa di sejumlah sekolah, beberapa siswi (mungkin yang siswa ada juga, tapi malu) nangis sehabis selesai mengikuti ujian nasional. Apa pasal sodara-sodara, alasan yang cukup logis dan cukup bisa diterima oleh akal saya adalah, dikarenakan soal yang diujikan itu susaaahhhh, lebih susah dari taon kemarin katanya, saya juga sendiri gak tau segimana susahnya, nah dulu waktu unas aja saya gak sampe nangis, cumin pas ngerjain soal Matematika, baru dapet 10 nomer sudah pingsan (hiperbola.com).

Melihat kondisi adek-adek kita yang nangis habis selesai ngerjain soal Unas, saya rasa masih bisa dimaklumi, dari pada habis ngerjain trus rame-rame terjun dari loteng sekolah masih mendingan mewek bareng-bareng, efek dramatisnya lebih dapet. Tapi menurut saya, saya lho ya, sekali lagi saya, alasan utama para siswi-siswi itu nangis bukan hanya karena soalnya susah, tapi ada beberapa faktor laen yang menyebabkan mereka nangis.

Lanjutkan membaca ‘Dilema Unas’

23
Apr
08

Emansipasi Banci

Masih dalam suasana memperingati hari Kartini, saya akan mencoba mengangkat sebuah fenomena sosial yang mungkin sekarang semakin nge-trend dan mendapat tempat di hati masyarakat. Yaitu sebuah paket tanggung antara perempuan bukan, laki-laki juga wallohu Alam bishowwab.

Secar teoritis, indikasi sesuatu hal yang menjadi trend dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat adalah dengan penggunaan kata atau kalimat tersebut ke dalam bahasa sehari hari. Misal sejak beberapa tahun belakangan orang menggunakan istilah google, googling, untuk merujuk ke suatu pencarian, contoh “suddently I just google his address in internet ” atau “Le, google no bapakmu neng sawah, konkon muleh, sapine jaluk mangan ” juga bisa. Untuk kata banci sendiri juga sudah mengalami peleburan dan pergeseran arti ke dalam penggunaan kalimat sehari-hari. Banci kini sudah bisa menggantikan kata “suka” atau mungkin “senang”, tentunya dengan kondisi yang tidak formal. Mungkin hal tersebut didasari oleh gambaran seorang banci yang percaya diri, terbuka, tidak malu-malu, apa adanya, tepo seliro dan monggo sedoyo.

Lanjutkan membaca ‘Emansipasi Banci’

19
Apr
08

How to Survive in A Cubicle

This post is a kind of smart tip for those who’s newly engaged in a new world called “9-5 Office Hour”, sitting in front of a cute pc, flat LCD monitor, bunch of scaffolds for all day long (extra office hour counted). Actually it’s gonna be useful just for some certain occupations such as drafter (anyone please..), secretary, graphic designer or let’s say for everyone who just put your butt on the chair, starring onto monitor, run after by deadline, working under pressure, surrounded by 1.5 m x 1.5 m lining, and you’re paid for that. Not for those who meet the client every day, doing some surveys, or do something mobile, be greatfull for being that people guys, coz you can whiff the fresh air in the outside, not a toxicated air conditioning.

1.Make your own room

Customize your cubicle with “so you stuff” , if you’re adoring Saiful Jamil or Hritik Roshan just put their pic, let them accompanying you, watching you out, smiling at you for almost entire day, it’s such an extra injection of doping . But not too much fell like home, don’t even try to put your big fully framed family portrait in your lining (unless you’re one of the director, and own a big room), try to put on a mini basketball net or your lovely animal cage. You’ll not receive something called “comfort” then, but your bos will yell you out and say “You’re Fired”.

Lanjutkan membaca ‘How to Survive in A Cubicle’

13
Apr
08

Bebek,Bebek dan Bebek

Kali ini saya akan membagi sedikit kisah perjalanan saya dalam berburu nasi Bebek. Selain dikenal sebagai kota pahlawan, kota metropolitan, Surabaya juga disebut sebagai kota Nasi Bebek *ngasal*, karena disinilah tempat dimana bebek-bebek lezat nan gurih berkeliaran dan siap memuaskan nafsu para hidung belang wisatawan kuliner. Ada beberapa spot tempat nasi bebek yang saya rekomendasikan dan beberapa telah saya kunjungi dan rasakan sendiri kemustajabannya.

1. Bebek Baratajaya, Bebek Bratang

Saya tidak tau pasti nama warungnya apa’an, yang jelas rame puol kalo kesana habis magrib, apalagi kalo Bapak-Bapak yang jual lagi bermurah hati dan ngejual nasi bebeknya gratisan plus warungnya dibakar, tambah rame. Nah letaknya di jalan Bratang atau Barata jaya (maap saya kalau masalah navigasi tidak bisa diandalkan). Yang jelas kalau dari arah perempatan terminal Bratang itu terus aja (kalau dari arah Unitomo), dan anda akan menumakan kerumunan massa lagi antre berdiri di sisi kanan jalan, demi sebuah nasi bebek. Sebelahnya warnet pas(tau apa namanya..hee, saya gak niat ya ngasih taunya..?). Dan berbetah-betahlah untuk antre barang 15 menitan kalaupun anda datang ahbis Magribh, dan kayaknya sih buka sampe jam 10-an malem (kata Anjar bukanya menjalang sore). Kira-kira bentuk dan rupa nasi bebeknya seperti ini

Lanjutkan membaca ‘Bebek,Bebek dan Bebek’

12
Apr
08

Silahkan Kakak,Freedom Of Speech-nya Kaka’

Betulkan freedom of speech itu, isnt’t that free? Tapi kenapa harus ada embel-embel “free”. Free means you’re allowed to spell out anything in your mind, begitu kah?. Tapi..hoho..seperti halnya pepatah sarkas yang mengatakan bahwa “Tidak ada di dunia ini yang gratis Bung! Pipis aja bayar ”.

Nah mungkin sama halnya dengan freedom of speech itu tadi, tidak ada yang didunia ini yang betul-betul bebas, 100% free itu tidak ada. Bahkan dibatasi, boleh jadi seperti itu, konteks free disini masih sebatas semua orang bisa mengemukakan pendapatnya, mengeluarkan unek-uneknya, mengejawantahkan segala opini-opininya, bebas melakukan ejakulasi pemikiran, tapi dibalik itu semua ada semacam “watchdog ” yang mengawasi.

Apa sih maksutnya? Watch Dog ?..

Lanjutkan membaca ‘Silahkan Kakak,Freedom Of Speech-nya Kaka’’

05
Apr
08

Memori..Oh Memory

Dalam rangka mengenang kembali masa-masa indah saya bersama teman-teman seangkatan maka ijinkanlah saya menampilkan tampilan foto-foto bersama kawan seperjuangan di Lab Hidrodinamika ITS. Sekedar untuk mengingat kembali, karena saya sudah lama tidak merasakan kentalnya air towing tank, dan nikmatnya menunggu air tenang. Dan sebagian juga sudah pada sukses meniti karir masing-masing.

Kingkong Sutelo

Menguasai berbagai alat dan sistem pengoperasian di Lab Hidro, suka sekali akan Limpa (..entah itu kandungan gisinya ada ato nggak), diam-diam suka Kangen Band, T2 dan lagu-lagu tidak penting lainnya. Aktor dibalik hilangnya hape saya kenapa saya sampai tidak berpuasa selama 5 hari akibat sakit.

Lanjutkan membaca ‘Memori..Oh Memory’




Smile

Cartoon of me

Disclaimer

Blog ini ditulis dengan penuh kepolosan, kesantunan, tidak ada hate speech, tidak ada unsur sara (suku, ras, Agama, akademik (nilai kuliah, IPK dan sebagainya), dan tanpa mewakili suatu partai politik ataupun ormas terstentu. Blog ini adalah personal blog yang isinya gak terlalu penting (ya kalau ada yang penting itu bonus buat anda). Saya masih belajar, dan terus akan belajar, karena dalam Hadist juga disebutkan, belajarlah sampai ke negeri China. Bahkan footer buku sinar dunia selalu ada. Blog ini juga tidak menyediakan download lagu-lagu gratis, ataupun video mpeg,3Gp dan lain sebagainya. Jadi bagi anda yang kecewa karena gak sengaja nge-klik, tau nge-link ke sini ya mohon maaf. Jadi selamat menikmati, sajian sederhana dari saya. Just Feel like Home

A Random Holy Verse

Yang Nyasar

  • 29,413 Orang

Hari-hari penuh ide

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

My Bloglog