Judulnya memang bukan membahas tentang Michael Buble, tapi bingung mau ngasih judul apa’an. Mau ngerapel postingan.
I was back at home couple days ago, intinya sih kangen rumah, karena saya terbilang paling irit kalau masalah pulang kampung. Biar kata cuma 3 jam-an dari Surabaya dan bisa ditepuh dengan motor (kalau mau), buat saya perjalanan tiga jam di atas bus akas, desel-deselan dengan penumpang yang mungkin juga punya tujuan dan harapan sama dengan saya, serta sajian VCD dangdut koplo OM Palapa yang diputer sepanjang perjalanan adalah suatu kejadian yang langka.
A lighter note : Bus yang saya tumpangi pas pulang ke Pamekasan dan balik ke Surbaya memutar VCD yang sama, persis, bahkan kalau tuh VCD diputer sekali lagi saya bisa apal semua lagu.
Im just wondering that some classic dangdut songs mostly tell about, affairs,cheating, divorce, happy family, and another hits called “steril” a.k.a mandul.
Terlepas dari lagu dangdut yang mengiringi kepergian dan kepulangan saya kemarin, tapi ada misi yang lebih penting, amanh dari Pak Ketua Panitia Reuni Fauzan R Absari. Bahwasanya saya harus rapat dengan beberapa panitia reuni, ya secara di rumah cuma dua malem, maka kepulangan saya seolah gak berasa apa-apa. Siang sampe sore ketempat Chaca sang sekretaris buat rapat, bersama Pipit Wakil (Koordinator Sie Konsumsi), Heri (pembantu umum kayaknya), plus Kholik yang pulang duluan karena kita telat keterlaluan hingga dua jam lebih. Malemnya onlen di warnet yang jauhnya 6 kilo dari rumah, ngereview hasil rapat dengan temen-temen yang lain, sampe malem, dan diusir sama penjaga warnet karena jam 10 harus tutup. Canggih ya, kita berasa lagi di iklan internet masuk desa.
Dan walhasil 4 pejuang ini mencoba memutuskan apakah kita mengungsi dulu ke Rengasdengklok atau langsung merebut kemerdekaan dari Kumpeni.

(dari kiri-kanan, Sayuti Melik, Fatmawati, Sukarni dan Istri-nya Laksamana Meida)
Dan yang masih saya rasakan hawa panas terik menyengat kota Pamekasan tercinta, plus banyak bangunan baru ber-arsitektur cukup modern (compared with same old buildings), seperti perpusda, kantor pajak atau apa gitu saya lupa.
Nah yang saya lewatkan adalah makan Campur Lorju’, campur lorju’ adalah sejenis makanan berkuah, mirip soto ayam madura, tapi isinya lorju’, susah digambarkan.
Lorju’ itu adalah sejenis kerang, bentuknya mirip planaria, rasanya kenyal jika direbus, kebanyakan dimasak tumis atau digoreng kering. Hidupnya di dalem pasir dan bercangkang, biasanya campuran “Campur” ini selain lorjuk adalah tiram tapi dibandingkan tiram saya lebih suka lorjuk. Menurut saya tiram rasanya eneg, pernah ibu saya masak sup dicampur tiram plus bihun, yang ada bukannya mak nyus, perut kayak mual dan jakpot tidak bisa ditahan hee.
Karena saya cari gambar lorju’ di google gak nemu, jadi mungkin gambarannya kayak gini si Lorjuk Markojuk itu tadi (nama latinnya apa’an yahh..?).

(ini gambar planaria, agak mirip, kalo lorjukagak gemukan, apa mereka sodara?)
Pulang balik ke Surabaya, serasa berat, berat karena harus 3 jam-an lagi ngangetin pantatdi atas bus, 3 jam dengan VCD dangdut, 3 jam dengan angan-angan sambil menerawang “kapan ya saya bisa beli bus akas sendiri”.
(berasa kayak Leonardo D’Caprio hee..)







nyempluk rekk mase…tambah tahes ae rekk
¤_^ : hmm rasa2ny ada y tdk beres sm tokoh2 rengasdengklok d atas,,,
heheheeeee.. Ada2 aja Teguh ini..
waduwww… photo-ku nampang disitu… lagi ndut lagi.. hiks hiks..
Guhh.. dangdut koplo PALAPA jadi soundtrack ehh theme song KKN-ku setahun yang lalu.. judulnya SAHARA itu.. sangat ekstrem kalo dibandingin ama Theme song kedua, Irreplaceable-nya mbak Beyonce Knowles yang konon kalo sarapan cuma makan 2 iris tomat (nggak banget daaahhh..mungkin makan siangnya jadi 2 baskom nasi ato gandum kali ya?).
(Hidup KKN-BK XXXV UNAIR 2007, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo !!!)
untunglah Guh… meski mungkin aku harus duduk dengan durasi yang hampir sama denganmu, tapi tak kunikmati lagu sontrek op your laifmu iku…
bedane, laguku sing iki : senjaaa…dibatas kotaaaa…
atao yang seeengaja akuuu datang ke kooootaamuuu…
lumayan enak lah, buwat nganter tidur…
betewe, kalo ga salah, lorjuk sama planaria itu jaaaaaauuuh banget kekerabatannya…
body doank mirip…
ukuran juga jaaaaaaaaauuuuhhh beda kale…