Disclaimer : Berhubung kemarin repottt, jadi postingan ini sudah membusuk di draft beberapa minggu. Ditambah lagi banyak-banyaknya deadline, musim ujian, kerjaan numpuk, kena demam, dan saya masih mencoba untuk tidak menciptakan efek euforia di tengah penderitaan warga Palestina di jalur Gaza. Dan mencoba untuk tidak menyaingi perayaan Golden Globe beberapa waktu lalu.
Hanya sekadar ingin ngelist berbagai hal yang menurut saya (sekali lagi, saya lho ya), cukup remarkable di tahun 2008. Kalau tahun kemarin porsi saya seputar dunia hiburan tanah air, kali ini agak variatif, mungkin di tahun 2008 saya mengalami banyak perubahan dalam hal pola pikir, cara pandang hingga selera makan.
Dan inilah daftar saya di Big in 2008
Must Have Item
Tabung elpiji ijo 3 kilogram.
Masuk dalam nominasi adalah BB (bukan bedak BB Harum Sari) tapi Blackberry dan baju batik. Kenapa tabung elpiji yang terpilih bukan Blackberry, tentu karena harganya jauuuuuhhh lebih murah daripada BB, dan jika disurvey sama AC Nielsen dari 10 Ibu-Ibu PKK, sepuluh-puluhnya pasti punya tabung elpiji 3 kg daripada BB. Need to argue?. Batik masuk nominasi karena banyak yang menganggap bahwa batik harus dilestarikan dengan cara dipakai hampir di semua acara dan suasana. Tua, muda, miskin, kaya, semua pakai batik, tak terkecuali saya. Maunya makai batik agar tampil gagah dan berwibawa, saya malah tampak seperti pelayan restoran padang. Dan orang lebih panik kalo tabung elpiji langka daripada harga kemeja batik naik 5 kali lipat.
Big Catch Phrase
Ya (. . . . . . .) lah masak (. . . . . . .) Dong
Entah siapa yang mulai, suffix lah dan dong ini seolah membuat JS Badudu pengen nampar siapa saja yang melafalkannya.
Lagu Sejuta Umat
Jauh Kau Pergi (Tinggal Kenangan)– Gaby/Gabo/Caramel/Dan Siapa pun Yang Ngaku Nyiptain
Lagu yang awalnya saya pikir hanya menyebar di kalangan mbak dan mas penjaga warnet, dengan bumbu-bumbu cerita mistis di balik pembuatan lagu, ternyata sudah dikenal luas oleh para pengamen bus kota. Mungkin yang menarik adalah berbagai versi cerita seputar lagu itu, mulai dari yang nyiptain bunuh diri lah, habis ngedengerin lagunya bakalan di datengen hantu lah, dan sebagainya. Hingga berujung pula saling claim hak cipta lagu tersebut, dan versi cowoknya ada juga. Hhhh, makanya bikin lagu jangan mirip-mirip.
Couple of the Year
Fenny Rose dan Evalina Setiawan
Bukan SBY-JK, ataupun Hendrawan- Markis Kido, apalagi Saiful Jami-Dewi Persik tapi saya pilih dua Mbak-Mbak ini karena tak henti-henti dan lelah menawarkan rumah, ruko, apartemen, di tiap akhir pekan. Dan mereka tampak kompak, serasi, anggun, dan rambut yang disasak. Mau main jetski kek, mau maen tennis, mau maen golf, jangan sampai ada keringat yang menetes. Entah ni program ada yang nonton apa nggak, yang jelas 3 stasiun TV mulai menayangkan dua Ibu-Ibu dengan obrolan khas “Besok harganya sudah naik lho Mbak Fenny..” sejak remot tipi sapa pencet. Dan dua Ibu-Ibu tetep melenggang tiap minggu seolah krisis ekonomi global gak ngaruh bagi mereka.
The Most Notorious Politician
Al Amin Nasution
Pamor sang istri memang boleh lebih dulu bersinar sebagai penyanyi dangdut, tapi sekarang semua berbalik. Al Amin terkenal gara-gara kasus suap proyek pembebasan lahan, dan yang lebih hip lagi adalah rekaman pembicaraan via telpon Pak Al Amin yang bikin malu para anggota dewan yang lain. Yang mana Pak..?Yang baju putih..?itu kan si Herman Pak, security, Bapak Mau..?
Book of the Year
Rectoverso – Dee
Judge it from the cover, itu mungkin pas buat Rectoverso. Tampilan luar hardcover, dalemnya juga wangi (wangi..?), kertas lux, font-nya juga unik. Buku yang berisi 11 cerita berbeda dan saya baru ngeh kalau 11 cerita itu juga ceritanya sama dengan 11 lagu di album rectoverso. Video klip Malaikat Juga Tahu ceritanya sama dengan versi cerpen. Saya bacanya juga pas kebetulan di Gramedia ada yang seal-nya kebuka, jadi lumayan bisa baca-baca bentar, dan belum kebeli sampe sekarang. Belum punya, tapi saya sudah berani jamin buku ini, worth buying. Beli..nggak..ya, beli nggak..yahh..*ngeliat dompet*.
Political Party of the Year
ntar-dikira-kampanye-jadi-gak-ada-gambar.jpg
Gerindra
Mungkin sacara visual iklan-iklan tv partai Gerindra nggak terlalu menarik buat saya. Tapi ibarat papatah, kalau kucing tiap hari dikasih roti lama-lama juga bakalan suka (pepatah yang mana yah..?). Begitu pula dengan Gerindra dan Prabowo, tag line sederhana dan simple. “Berbelanjalah di pasar tradisioanal, jangan di mal, parkirnya susah”. Atau yang bikin saya pengen nelpon Pak Prabowo malem-malem setelah liat iklan yang versi, “anda lapar..Gerindraaa..anda hausss…Gerindraa…gajian masih lama, Gerindraaa…Anda Kesemutan..Gerindraaa, Anda Pegel-Pegel..Gerindraaa (kayak balsem ya..?)”
The Most Horrible TV Show
Sinemart, RCTI dan Sinetron-Sinetron-nya, dan TV Lain dengan Sinetron-Sinetron-nya juga
Perlu dibahas..? Alisa, Aqso Madina, Khanza, Sekar, Ratna, Ririn, Tutik, Wiwin dan ribuan nama lainnya yang sudah ngantri buat tayang. Masuk dalam daftar adalah acara di TPI-yang-entah-apa-namanya dengan komentator yang memakai topeng dan juga acara Termehek Mehek yang sukses membangkitkan kembali acara reality show di yang mulai beragam, dan mengada-ngada. Sedikit saran saya, kenapa tim Termehek Mehek tidak mencoba untuk mencari orang hilang, koruptor yang kabur, tahanan yang kabur, buronan, atau apa kek yang lebih berguna.
TV Station of the Year
TV One
Walaupun sang pemilik suka juga nampang di tipi dengan pacarnya yang seorang artis, tapi format TV Pemilu TV One menarik hati saya. Ditambah para skuad yang tangguh pada deretan anchor, Tina Taliza, Grace Natalie dan Fito adalah favorit saya. Gaya dalam membawakan berita juga nyantai dan luwes, bahkan Tina Taliza juga kadang-kadang nyanyi pas Apa Kabar Indonesia Malam (nyanyi lagunya Glenn Fredly lohh..). Memadukan music performance plus obrolan tentang isu terkini, tadi pagi di Apa Kabar Indonesi akhir pekan, ada The Rain tampil akustik, pernah juga Soulvibe, kapan-kapan Coldplay ya mas, John Legend, atau Eric Bennet, Maliq sama Tompi juga boleh. Apahh..? Monata..?
The Most Boring Actor in leading Role
Tora Sudiro
Tora di Arisan, impressive, Tora di Banyu Biru, bikin penasaran, Tora di Nagabonar bagus. Tora Sudiro di Quickie Express, Namaku Dick, Three Mas Getir, Otomatis Romantis kok akhirnya film-filmnya mirip-mirip yah. Stephen Chow juga bagus maen di fim serius dan laku, Jim Carey di Number 23, sama Eternal Sunshine of Spotless Mind juga bagus, dan laku. Itu kalo dia pengen disamakan sama actor-aktor tadi, kalo nggak yahh..mo gimana lagi. Eh di Laskar Pelangi dia juga maen yah…?.
The Most Boring Actress in leading Role
Titi Kamal
Faktor model rambut mungkin, atau apa saya nggak ngerti. Yang jelas Titi Hartanti Kumala Sari alias Titi Kamal ini (eh, ini ngarang), tumbuh menjadi artis yang hanya jadi pemanis dalam tiap film. Aktingnya, saya bukannya sok-sok-an ngerti yahh, tapi kalo liat sekilas, ya gitu deh. Saran saya , potong rambut mbakk.
The Most Salah Kaprah Item
Keffiyeh
Kalau di Palestina barang ini merupakan symbol perjuangan, simbol nasionalisme, atau ada gerakan yang namanya intifada. Nahhh, sementara di Indonesia Raya Negeriku tercinta ini, dipake oleh para remaja gaul, yang tidak inget waktu dan tempat (maybe they thought it was scarf). Atau mungkin fungsinya skarang sudah bergeser, kak Giring aja kadang pake dasi pramuka, atu iket kepala dengan baju motif sarung bali kalo manggung (kayak penyanyi dangdut sapa itu ya..? Johnny Iskandar..?). Semoga mereka ngerti di Palestina sorban gak dipake buat begaul.
The Brightest Innovation of the Year
Extra Luggage/Bagasi/Magic Com/Apalah itu di Belakang Motor
Sungguh ide yang sangat spektakuler, dahsyat, mencekam dan mempesona. Walaupun akhirnya perbedaan motor Honda Tiger dengan motor Mas-Mas Delivery semakin tipis, tapi ini adalah suatu pencerahan baru bagi anda yang suka bepergiaan dengan motor dan membawa muatan yang besar. Misal, baju ganti selama beberapa hari, makanan kaleng, alat mandi, hewan piaraan, atapun mungkin WC portable yang memungkinkan anda bisa buang hajat di mana saja dan kapan saja bisa ditempatkan di bagian belakang jok motor. Mungkin besok-besok ukurannya tidak sekecil rice cooker, tapi akan terlihat motor 4 tak yang seliweran di jalan dengan trailer di belakangnya. Cerdasss…!
Policy of The Year
BBM Naik, BBM Turun, BBM Turun Lagi, BBM Langka
Kebijakan paling mencengangkan dengan menaikkan harga BBM sebesar 27,8 % pada bulan Mei karena harga minya dunia juga lagi gila-gila’an. Dan kebijakan paling mentereng adalah turunya harga premium dua kali dalam kurun waktu sebulan. Hebaaattt, dan sekarang per tanggal 15 Januari harga bensin turun lagi jadi 4.500 per liter.
Tahun 2008, buat saya pribadi banyak memberikan kontrubusi positif, TA selesai, bisa kerja, bisa ngekos (nggak, saya nggak diusir dari rumah), berat badan nambah 0.002 kilo, kenal orang baru, dan hal-hal baru laennya.
Di 2009, resolusi saya sejauh ini cuma, pengen punya kalender duduk.






0 Tanggapan ke “Big In 2008”