26
Mar
09

Besar Kecil Itu Relatif

pembagian-blt

Semalem ada obrolan seputar BLT yang melibatkan dua kubu partai, yaitu Demokrat dan PDIP. Demokrat yang secara langsung bertanggung jawab terhadap program BLT dan PDIP adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan lambang banteng moncong putih (ya iyalahhh..mas), dan masih tetep sebagai oposan yang baik, mengkritik habis-habisan program BLT.

Bu Mega memang oye deh, wong cilik bangggettss.

Bukan bermaksut untuk membahas bagaimana pedesnya kiritikan Megawati terhadap pemerintahan SBY mengenai program BLT tapi mari kita kulik dari sisi yang berbeda. Sama halnya ketika Desy Novianti mengupas habis hubungan Julia Peres dengan salah satu pemain bola, tajam, lugas, misterius, dan gak penting-penting banget.

Di TV One semalem, di Kabar Petang ada seorang narasumber Ibu paruh baya yang diduga menerima BLT diajak ngobrol sama dua presenter TV One.

Kira-kira obrolannya kurang lebih kayak gini,

Presenter : “Ibu sudah dapat BLT..?”
Ibu : “Iya, sudah..” (sambil benerin kursi)
Presenter : “Kira-kira cukup nggak bu 200 ribu itu..?”
Ibu : “Ya kalau saya mah cukup,..”
Presenter : “Untuk kebutuhan sehari-hari, makan buat anak..sebagainya..?”
Ibu : “Cukup, anak-anak juga sudah pada gede-gede..” (ngubah posisi duduk, agak kurang pede dengan kamera)

Saya rasa ni Ibu tinggal di Zimbabwe, atau di kampung dengan tingkat inflasi yang amat sangat tinggi hingga uang 200 ribu rupiah bisa gede banget nilainya.

Presenter : “Apa nggak lebih baik kalau 200 ribu buat modal usaha begitu Bu..?”
Ibu : “Ibu udah tua, udah kagak bisa ngapa-ngapain, pinggang suka pegel, kagak bisa kerja lagi”

Taraaaatttt, selamat, selamat, Ibu memang juara *tebar-tebar confetti*. Saya yang nonton sampe nelen ludah.

Entah kesalahan terletak pada siapa, apa produser yang salah ngundang atau memang Ibu itu sebenernya punya kebun kelapa sawit di Kalimantan tapi hijrah ke Jakarta, didata sama kelurahan sebagai keluarga tidak mampu dan akhirnya dapet BLT 200 ribu, padahal omset dari ekspor kelapa sawitnya bisa puluhan juta perbulan.

Dan untuk kali ini saya setuju dengan Andi Malarangeng, bahwasanya nilai 200 ribu bagi sebagian orang itu amat sangat besar. Mereka yang belum pernah merasakan jadi miskin bisa saja nganggep bahwa 200 ribu itu hanya cukup untuk beberapa hari atau bahkan hanya sekali makan.

Sesuatu hal kecil akan amat sangat bernilai besar ketika kita hampir tidak punya apa-apa, dan rasa syukur kita akan amat sangat luar biasanya.

Well coba anda breakdown dari 200 ribu itu, dengan gaya hidup yang anda anut apa yang bisa didapet?

Kalau saya untuk daily expense misalnya, saya biasanya beli makan hanya malam hari (karena pagi jarang sarapan dan siang dapet jatah ketring, kuarang merakyat gimana..?), plus jajan dan sebagainya 10 ribu itu sudah amat sangat cukup.

Jadi bisa hidup 20 hari ke depan, plus uang pulsa mungkin dipotong 50 ribu, jadi berkurang menjadi 15 hari saja. Berarti bisa hidup dua minggu lebih lho.

Kalau saya makannya nggak Nasi Padang, atau di Warung Muslim, hanya penyet telor tempe 2 minggu berturut-turut (dengan resiko bakalan diare) maka maka saya bisa nabung untuk masa depan. Bisa buat investasi, buat DP rumah, bisa beli reksadana, atau beli supermarket waralaba, keren kan..?.

Hehhh Mas, 200 ribu, bukan 200 juta..rupiah, bukan dolarr..

Oh, 200 ribu..? Ya, beli sneaker murah-murah di DTC aja kalo gitu, dapet 2 kan lumayan.

Gambar Diambil dari sini


1 Tanggapan ke “Besar Kecil Itu Relatif”


  1. 1 indrapamungkas
    Maret 31, 2009 pukul 12:54 pm

    200ribu itu uang sanguku per bulan mas. . .
    yang pasti sudah habis sebelum bulan baru berikutnya..
    200 ribu itu banyak, henpon beda 200ribu aja aku pilih yang lebih murah. . .karena nggak mampu menambah uang 200ribu lagi. .


Tinggalkan Balasan




Smile

Cartoon of me

Disclaimer

Blog ini ditulis dengan penuh kepolosan, kesantunan, tidak ada hate speech, tidak ada unsur sara (suku, ras, Agama, akademik (nilai kuliah, IPK dan sebagainya), dan tanpa mewakili suatu partai politik ataupun ormas terstentu. Blog ini adalah personal blog yang isinya gak terlalu penting (ya kalau ada yang penting itu bonus buat anda). Saya masih belajar, dan terus akan belajar, karena dalam Hadist juga disebutkan, belajarlah sampai ke negeri China. Bahkan footer buku sinar dunia selalu ada. Blog ini juga tidak menyediakan download lagu-lagu gratis, ataupun video mpeg,3Gp dan lain sebagainya. Jadi bagi anda yang kecewa karena gak sengaja nge-klik, tau nge-link ke sini ya mohon maaf. Jadi selamat menikmati, sajian sederhana dari saya. Just Feel like Home

A Random Holy Verse

Yang Nyasar

  • 26,827 Orang

Hari-hari penuh ide

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

My Bloglog