11
Mei
09

Mitos Seputar Pria

boys_doctor

Jangan berharap postingan ini akan mirip-mirip artikel di majalah pria dewasa, ataupun majalah wanita mapan yang ada embel-embel Cosmo (iya, Cosmo, bukan yang buat nyimpen beras..bukan itu).

Postingan ini bukan mengenai seluk beluk bagaimana cara mengenal pria lebih jauh, yang mana harus diketahui oleh seorang wanita, dan perlu dibaca juga oleh cowok, pria, laki-laki, bapak-bapak, mas-mas, ataupun Om-Om.

Iya, saya lagi nggak ada kerjaan. TV Tuner mati, gak bisa nonton gossip apalagi berita, gak ngerti perkembangan kasus Antasari, Final Dream Girls saya juga nggak ngerti, LIga Champions apalagi..?. Kelanjutannya  Manohara juga mana saya tahu, apalagi beritanya Krisdayanti. Yang saya tahu KD menikah dengan Anang dan punya dua anak, sekarang KD tergabung di 3 Diva.

Ada sebuah kutipan dari Novel 5 Cm, mengenai pria dan wanita

Woman was created from the ribs of a man
Not from his head to be above him
Nor from his feet to be walk upon him
But from his side to be equal
Near to his arm to be protected
And close to his heart to be loved

Hubungannya sama mitos tentang pria apa..?

Gak ada sih, biar keliatan keren aja ada kutipan dari mana gitu. Masak ngutip buku BKI rek.

Dan setelah melalui perenungan dan serangkaian riset lapangan dengan berbagai macam jenis pria yang saya temui, saya akhirnya menyimpulkan beberapa mitos besar tentang pria, diantara adalah

Bola

Ada beberapa kategori pria disini, Pria Yang Gila Bola dan Suka Main Bola, Pria Gila Bola tapi Gak Suka Main Bola, Pria Yang Gak Gila Bola dan Gak Suka Maen Bola (nonton 20 orang kejer-kejeran bola aja ogah, apalagi suruh ngeje-ngejer bola..).

Kategori pertama tentunya selain suka bola dengan hapal jadwal pertandingan dan dibela-belain begadang sampe malem, juga cukup punya banyak energy lebih untuk lari-larian rebutan bola di lapangan. Punya paling tidak 1 atau dua koleksi kaos bola (biar murah yang penting klub Italia tau Inggris, plus klub lokal setempat), dan bangga akan hal itu (dengan mensejajarkan kaos bola dengan baju baru lebaran).

Yang kedua adalah, mereka yang suka nonton bola, maen championship manager, trus game-game bola di PS, tapi gak pengen berlelah-lelah dan mengeluarkan sedikit waktu nendang-nendang bola di lapangan. Tipikal orang ini adalah mereka yang suka terak-teriak di pinggir lapangan, ngata-ngatain temennya kalo maennya payah (seolah dia paling becus kalo maen..) dan siap nimpuk suporter lawan kalo timnya kalah, dan kadang juga ngajak tarohan pas ada pertandingan seru di tipi.

Nah kategori terkahir adalah…? Ya..gitu deh. Pria ini agak sedikit menghindar jika ditanyain

“MU karo Arsenal piro-piro..?”

“Seng nge-golne mang bengi sopo?..aku turu rek..” (lahh..sampeyan turu, apalagi akika..?).

Atau

“Chelsea mau beli pemain baru ya..?”

(iya..Eri Erianto apa sapa gitu.. lupa, Victoria Beckham jadi model pakaian dalemnya Armani..tau gak lo..? pasti nggak..!ahh..payah…!)

Well jika anda berada di kategori ketiga, jangan bimbang dan putus asa, anda gak bakalan dikebiri dan status kelaki-lakian anda akan dicabut. Jangan merasa minder atau putus asa, karena salah besar jika pria harus maniak bola, pria gak harus begadang tiap malem buat maksain nonton liga Champion.

Dan tidak harus jiper jika ada yang tanya hasil pertandingan bola semalem, kayak saya yang pas baru bangun dari tidur, nyawa belum ngumpul, ada yang nyeletuk di depan kamar,

“Mas, mang bengi piro-piro..?”

Dan jawaban diplomatis saya adalah

“waduh aku keturon, paling yo onok neng Koran..”

“Sampeyan gak tuku Koran mas..?”

Wahh belum tuh, gimana kalo kita minum baygon cair aja rame-rame gimana..?..mau..?


Rokok

Tidak kah  anda merasa tampak sangat manly dan “jantan” ketika habis kerja atau lagi ngusir penat dengan sebatang rokok di tangan dan kepulan asap yang membubung (membubung..? cerobong be’e…).

Dengan keringat bercucuran, jari jari kasar, bibir yang mulai kering dan menghitam, duduk bersender sambil menerawang, sebelah kanan ada linggis, tangan kiri menggenggam sekop. Anda merindukan kampung halaman karena sudah 3 kali lebaran gak pulang.

Tentunya image seorang pria di iklan rokok ditampilkan amat sangat keren, kalo nggak seorang adventurer yang suka manjat tebing, kejer-kejeran sama harimau (entah saya juga heran kenapa sebegitu kurang kerjaannya pria masa kini ini..). Main arung jeram dengan tampilan sangat dramatis, ikutan touring off road hingga berakhir dengan pesta api unggun yang dipimpin oleh Jamal Mirdad sambil nyanyi Jinggo..Jinggo…huuuuhh.

Atau seorang professional muda yang mapan, yang tinggal di apartement daerah CBD, kemana-mana naik mobil, nongkrong di klub malem, dan mengakhiri malam dengan seorang teman perempuan-entah-kenal-dimana, makan malam di roof top, dengan diiringi seorang pemain harpa.

Dan sejelek-jeleknya iklan rokok, sosok pria paling tidak digambarkan begitu heroic. Penggambarannya kayak iklan Bentoel Biru, pria yang tiba-tiba jadi man of the hour karena bisa mengatasi problema sound system macet agar organ tunggal bisa tetep jalan.

Berlebihan..? gak juga..

Realistis..? belum tentu.

Walaupun tidak digambarkan secara eksplisit dalam iklan, bahwa pria petualang dan professional muda tadi kebal-kebul dengan merek rokoknya masing-masing. Tapi itu adalah cerminan pria idaman wanita, matang, mapan, dan bisa (paling tidak) mengatasi masalah sound system mati.

Dan gak akan pernah ada, iklan rokok apa gitu yang settingnya di warung kopi, dengan jalan cerita seorang pria pengangguran putus harapan yang gak ada duit tiba-tiba nyamperin warung kopi dan berkeluh,

“Nyari kerja susah, apalagi cuman lulusan SMP, tampang pas-pasan, duit gak ada, gimana Mpok ya..?”

“Jangan seding dong Bang…yuk kita joget bareng-bareng aja..”

Dan setelah capek jejogetan bareng, iklan berakhir dengan tag line, Pria Gak Punya Selera…Mati Aja Loe…

Ehhm, bagaimana dengan mereka yang nggak ngerokok..? apakah tetep dianggap sebagai pria sejati..?

Tentunya, pria sejati pasti ngerti mana yang kelakuan yang nantinya bisa bikin impoten sama yang nggak.

Tapi ada yang bilang kalo rokok bisa mencairkan suasana, bisa jadi stimulan, guru ngaji saya ngerokok, guru fisika saya ngerokok, dosen saya juga ngerokok, Bapak saya juga ngerokok.

Trus kamu nggak ngerokok..? Laki-laki macam apa gak pernah ngerokok..?

Pernahkah  anda ditawari seorang kawan atau kenalan untuk ngerokok..?. Dan kadang ketika kita sudah menjawab “gak ngerokok Mas”, ada jawaban yang kadang bikin saya bingung antara saya harus nyundut tangan saya pake rokok, atau ngebakar si Mas tadi. Jawabannya sih simple,

“Iya, mending nggak usah, entar keterusan, ojo ditiru”

Entah ini maksudnya rokok memang nggak baik buat kesehatan atau si Mas mikir bahwa kita nggak bakalan mampu beli rokok se bungkus tiap hari, karena wajah kita yang melas dan tampak kere.

Bucket of Lust

Kalo di novelnya Dony Dhirgantoro Pieces of Lust dimaksudkan sebagai kepingan VCD porno. Mungkin Bucket of Lust nggak hanya berupa kepingan DVD atau VCD ya, tapi semua hal yang berbau pornografi termasuk situs porno dan sebagainya, pernah dicicipi oleh kebanyakan pria (kebanyakan ya..bukan berarti gak ada yang gak pernah), baik secara sengaja maupun tidak sengaja yang akhirnya keterusan, bahkan emang sengaja dan diniatin.

Dari semua teman seanggkatan saya yang memang 99,99% cowok (ceweknya cuma satu, itu juga kadang kita suka mengindahkan isu gender kalau sama dia), dan rata-rata tampangnya sumpek, lusuhh, dan butuh pencerahan (mungkin wajah mesum secara tidak sadar terpampang dari muka mereka).

Kalau di data secara statistik lebih dari separohnya pernah terjerumus dalam pieces of lust, dan separoh itu ngajak mereka yang belum terjerumus, hingga total bisa sampe 100%.

Saya nggak jamin kevalidan data yang ditampilkan.

Dan gak semua temen saya suka paket Pieces of Lust , karena pernah suatu waktu temen saya tiba-tiba berujar,

“Ahh, gua mah gak suka, gua jijik liatnya …..”

Temen yang satu juga berujar,

“Iyo, aku yo nggak seneng…males nontoke..”

Dan statemen selanjutnya adalah,

“Gua lebih suka yang asia…”

“Aku seneng sing enek ceritane..”

Bleddddaaaarrrrrr…*petir langsung nyamber*

Pantesan pas ngobrolin itu, kamar saya terasa panas dan sesak, seakan tidak ada hidayah yang terpancar.

Game

Game, baik online maupun offline, baik portable ataupun nggak. Dan ini bisa di linked back kepada mitos nomer satu, mengenai bola. Jadi yang suka bola, ya kebanyakan sih games yang dimainin adalah seputar itu.

Nah gimana kalo ada pria ternyata nggak suka ngegame, gak jago pula. Ada yang memang nggak hobi tapi dia bisa, sedikit jago dan gak malu-maluin. Dan bagaimana jika nggak suka, nggak jago, dan kalo maen juga selalu kalahan.

Memang ada pria macam ini..? Iya, ada, saya tentunya.

Jangankan game onlen, gamenya windows yang kartu-kartuan gak pernah saya mainin, jangankan championship manager, Red Alert , Empire Earth, maen game flash yang ceritanya kucing sama anjing maen lempar-lemparan aja saya kalah. Apalagi DOTA..(DOTA..nyebutin namanya aja geli..)

Jadi jangan berkecil hati jikalau anda seorang pria yang nggak gape maen game apapun di dunia ini. Yang penting anda sehat dan tidak kurang satu apapun, masih banyak mereka disana yang bahkan untuk mendapatkan penerangan listrik aja susah, apalagi nge-game.

Satu-satunya game yang bikin saya tertarik selama beberapa lama adalah Plant Tycon, game yang butuh kesabaran tingkat tinggi. Namun akhirnya saya bosen pas udah nemu 3 magic plant, dan gak nemu-nemu lagi yang lainnya.

Mitos-mitos diatas mungkin bisa saja berubah seiring perkembangan jaman, ketika pria sudah menemukan jati dirinya sebagai seorang pria seutuhnya.

Ngerti kan maksud saya..?

Gakk..

Sama kalo gitu.

Gambar diambil secara serampangan dari sini


6 Tanggapan ke “Mitos Seputar Pria”


  1. 1 Prince Farhan
    Mei 18, 2009 pukul 7:24 am

    smua itu bohong.,palg yg soal gem.,aq lo km maniac gem,palg gem kentut2n karo ndan perry..
    Hwahaha,aibmu dah t’bongkar.,

  2. 3 pipit wakil
    Mei 28, 2009 pukul 12:55 pm

    eh itu yang sub judul BOLA kok kayak prolognya fil Gara-gara Bola ya ??? hehehe… mirip dikiittttt….

    Say No to TOBACCO !!!
    FOREVER !!!

  3. Juni 12, 2009 pukul 1:41 pm

    saya pria lho … akakakaka


Tinggalkan Balasan




Smile

Cartoon of me

Disclaimer

Blog ini ditulis dengan penuh kepolosan, kesantunan, tidak ada hate speech, tidak ada unsur sara (suku, ras, Agama, akademik (nilai kuliah, IPK dan sebagainya), dan tanpa mewakili suatu partai politik ataupun ormas terstentu. Blog ini adalah personal blog yang isinya gak terlalu penting (ya kalau ada yang penting itu bonus buat anda). Saya masih belajar, dan terus akan belajar, karena dalam Hadist juga disebutkan, belajarlah sampai ke negeri China. Bahkan footer buku sinar dunia selalu ada. Blog ini juga tidak menyediakan download lagu-lagu gratis, ataupun video mpeg,3Gp dan lain sebagainya. Jadi bagi anda yang kecewa karena gak sengaja nge-klik, tau nge-link ke sini ya mohon maaf. Jadi selamat menikmati, sajian sederhana dari saya. Just Feel like Home

A Random Holy Verse

Yang Nyasar

  • 27,815 Orang

Hari-hari penuh ide

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

My Bloglog