It was my first frustrating experience dealing with psychological stuff test, conducted by one of biggest manufacturing company.
Sebenernya ini terpancing oleh temen saya yang “konon” sudah sukses bekerja di tempat itu dan berusaha memanas-manasi dengan segala bentuk kesombongan dan kecongkakannya. Berbekal nekat, dan tanpa persiapan memadai, selayaknya alat tulis, CV dan semacamnya harus dipersiapan jauh-jauh hari. Nah ini CV baru ngeprint setengah jam sebelumnya. Pensil HB aja pinjem punya Hairul, itu aja dipotong lagi, dibagi dua sama Sanyoto.
Oke, for the quick recap, tesnya banyak dan bermacam-macam. Ada apalah itu yang A = B = D, trus kalau E apakah sama dengan F, dan apakah RJ benar-benar menjalin hubungan dengan AA yang merupakan ketua KPK.
Dilanjutkan dengan nebak-nebak siapa yang lebih tua, manakah yang lebih besar gedung sekolah apa pos kamling?. Siapakah yang lebih muda Yuni Shara apa Krisdayanti (yang ini gak ada sih sebenernya).
Lalu ada soal sisi-sisi blok-blok kubus, dan nebak gambar mana yang menurut anda paling menarik (menurut saya sih). Jika ada segitiga, trus di gabung sama persegi, dikasih garis, diputer 180 derajat, maka nanti bentuknya bakalan jadi apa..?. Motif batik Pekalongan, Batik Solo apa Purwakarta.
Habis itu ada tambah-tambahan angka berderet ke atas, panjang dan lama. Sukses saya kerjakan dengan sedikit blunder antara 7 tambah 8, hasilnya sama dengan 7 tambah 6. Eh itu dijumlah kan ya, apa jangan-jangan dikali?
Nah ini sebenernya yang paling saya suka, test terakhir yaitu Wartegg Test, tesnya menggambar. Bukan, anda gak diminta untuk menggambar nasi campur lengkap dengan lauk-lauknya karena nama tesnya Warteg.
Dan saya kurang setuju metode penilaian gambar di test ini, seperti misal setiap gambar itu harus bermakna, gak boleh abstrak, gak moleh miring, harus di tengah. Gambar orang juga harus jelas siapa dan apa, lagi ngapain. Sementara orang yang saya gambar cuman lagi tersenyum ramah, berdiri tegak kayak lagi mau pas foto ID, atau itu gambaran pegawai yang optimis menatap masa depan menurut saya.
Coba anda bandingkan dengan lukisan wajah Affandi..? apakah telinga, mata dan hidungya tergambar dengan jelas dan lengkap? Tidak bukan, tapi pas dijual laku mahal kan..?
Sebenernya yang bikin stress adalah gambar 8 kotak yang ada di lembar pertama. Saya clueless dengan gambar kotak pertama yang cuman ada titik tok.

Dan itu menjadi gambar paling susah dan akhirnya juga paling saya sukai. Jika ada orang yang amat sangat dengan mudahnya menambah titik dengan garis-garis atau dikasih jarum, dan maka terlihat kayak jam. Atau teman sebelah saya yang akhirnya menggambar obat nyamuk. Maka pikiran saya lebih maju (maju..?) dari itu.
It started with this one,

And eventually ended with this remarkable one.

Iya itu dalem angan-angan saya adalah Blackberry, sebuah lambang kesuksesan dan kemapanan masa kini, ya agak mirip kalkulator scientifik-nya Karce. Tapi keren kan..?
Trus hasilnya..?
Ya mana ada perusahaan nerima karyawan yang belum apa-apa sudah kepengen Blackberry.






wakakakakak…
kamu psikotest dimana guh???
facebook lagi rekrut karyawan baru ta???
nek psikotest-nya karyawan facebook mungkin sek nyambung kamu gambar BB…
(mbatin : aku yo pengen guh…)
sebuah perusahaan manufaktur berskala nasional…iya pit aku cocoknya langsung jadi manger paling ya..?
bwahahaha.. Isn’t it nice to stumble upon fellow idiots that are alive and a-kickin’ :p
tes grafis atau apalah namanya bilang gue punya kecenderungan homoseks gara-gara disuruh gambar orang gue pilih ngegambar cowok (instead of my own gender). Trus gue super-duper introvert gara-gara pas disuruh gambar pu’un, gue gambar pu’un beringin yang super kecil di pinggir kiri(laaah, meneketehe kalo kertas yang bakalan dipake banyak. kirain gue satu kertas itu bakal buat semua pertanyaan. semakin ke kiri semakin introvert, katanya yang ngetes gue.)
Haaahh mbak..this test supposed to be omitted..! mending lari lapangan bola 5 kali
Hahaha… that’s my first comment n reaction. When i followed the wartegg test, i don’t even know it. All i knew was just psikotest. That was in pharos. I’ve ever heard the instruction or maybe ever read from something.. told me to draw the picture in standar size. Pohon digambar agak ke tengah, lengkap daun dan segala macemnya, terus kaya titik aku gambar bunga sakura (detail), yg garis tegal lurus jumlahnya 3 aku gambar jembatan layang.. dsb. Tp tetep aja ga lolos.. dimana salahnya ya? Gambar orang pun aku gambar detail plus aktifitasnya bahkan.. help me
Heee…iya, test pertama dulu gambar pohon saya buat artistik, test kedua dibuat lebih rapi dan proporsional, dan juga berbuah…tetepp aja gak lolos, ada faktor lain mungkin.But good luck anyway!