Sajak Paska Lebaran
Aku, kamu, terpisah oleh ruang di dunia maya
Tidak pernah bertemu, namun kadang bertegur sapa
Jarang aku berbicara politik, ekonomi dan hal berat lainnya
Bukannya tidak bisa tapi memang otakku tak mampu berpikir jauh kesana
Tapi untungnya, kamu suka
Kamu bilang pria pintar itu seksi
Aku pun demikian jika membahas acara di tivi
Amira dan Fitri bisa jadi bahan hinaan tiada henti
Hingga kau tidak bisa membedakan antara suka atau benci
Hari ini aku berjanji mulai menulis lagi
Walaupun hanya sebatas sajak cupu ini
Itulah sajak pembuka postingan paska lebaran berjudul AKU MENULIS LAGI. Iya, standard sekali judulnya dan terdengar seperti program tv tentang anak yang habis operasi cantengan di jempol. Isi sajaknya juga seolah blog ini banyak yang baca begitu ya. Sombong banget saya. Tapi tak apalah.
But, how’s life anyway. Mine is great as always.
Sebelumnya, mau mengucapkan maaf lahir batin, maaf jika selama ini ada yang tidak berkenan dengan apa yang saya tulis di blog. Mudah-mudahan, kedepannya bisa nulis minimal 10 postingan per hari. Atau 10 postingan per minggu, atau perbulan lah, ya sebulan dua kali lah (mulai plin-plan).
Salam syupper dupper yummy
PS : Foto diatas adalah hasil jepretan dari seorang dosen waktu survey di Bangkalan, saya edit-edit biar keliatan mirip hasil foto instagram gitu. Kan lagi ngetren ya..?






WE WANT MORE! WE WANT MORE!
potone apik…
ah, kau menyindirku *blushing (for: Kamu bilang pria pintar itu seksi)