Arsip untuk Kategori 'Personal'

10
Nov
09

Pahlawan dan Guru Gambar

 

49598795_c3ec92073f

Dalam beberapa kesempatan saya kadang bingung memilih sosok yang dianggap pahlawan. Mungkin orang secara mudah menyebutkan nama Bung Tomo sebagai sosok yang inspiratif, ataupun Bung Karno sebagai simbol seorang nasionalis yang patut ditiru.

Nah saya, sampai saat ini pun belum ada kagum-kagumnya sama salah satu tokoh pahlawan nasional baik yang sudah lama wafat maupun mereka-mereka yang masih hidup, dan yang saya rasa memang eligible untuk di-pahlawani (dipahlawani…?).

Saya sempet ngefans (beberapa saat) sama SBY, saya rela ngeluarin 30 ribu  untuk beli majalah TIMES (yang tipis dan kiwir-kiwir) edisi 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Sebenerya gambar SBY yang nampang dan nyempil di cover depan hanya alasan ke sekian, saya hanya penasaran sama John Legend dan Kate Winslet yang juga masuk dalam daftar.

Lanjutkan membaca ‘Pahlawan dan Guru Gambar’

14
Okt
09

Big Act, Small Idea

There are two dilemmatic options you can take in your life if you wanna be rich (either die rich, or retired rich), being an employee or establish a company.

First option is numerous choices, most likely everyone wants to be employee, some really want to die for, some other are just going with the flow. After graduate and with all knowledge and skill you’ve got, you’re officially ready to compete with hundreds or even thousands job seeker out there.

You can see the example below, how girls named Yuyun  shows up in this picture with big smile, badly need a job.

708_49e42a27bbd50

Second option is less famous than the previous, but if you’re so Tung Desem Waringin, and your hand continuously shaking (I’m just trying to make a description) after taking one day entrepreneur short course, yes you’re the man.

Lanjutkan membaca ‘Big Act, Small Idea’

15
Sep
09

10 Malam Terakhir, Mau Kemana..?

r34_20093011

Sempat beberapa hari yang lalu teman saya meng-sms bahwa hendaklah ber I’tikaf di Mesjid pada sepuluh terakhir di bulan Ramadhan, biar semenit, atau berapa lamapun, jika niatnya beribadah hitungannya dianggap I’tikaf.

Siapalah yang tidak ingin mendapatkan berkah di malam lailatul Qodar, yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang nggak mau…? Tapi masalahnya saya layak nggak dapet kemuliaan seribu bulan itu.

Oke, sepuluh bulan lah, atau kalau nggak amal-nya lebih besar atau lebih mulia dari ibadah bulan kemarin. Gak terlalu bermuluk-muluk dengan 1000 bulan. Paling tidak ada peningkatan secara kualitatif dalam hal beribadah sebelum bulan puasa dan pada saat puasa.

Ibaratnya undian bank, semakin besar saldo tabungan maka semakin besar pula kesempatan menang. Gimana kita mau dapet All New Camry kalo saldo tabungan cuman 200 ribu, dapet payung canting juga bank bakalan mikir-mikir. Itu juga payungnya bakalan dikasih 3 bulan lagi.

Begitu (mungkin) kalau kita analogikan pantas tidaknyakah kita dapet berkah lailatul qodar pada malam-malam terakhir di bulan puasa ini.

Sepuluh bulan itu jika kita kalkulasikan sama dengan ibadah selama 83,33 tahun, lebih dari usia rata-rata hidup orang normal. Yea, Pak Harto could live longer, he died at 87.

Lanjutkan membaca ‘10 Malam Terakhir, Mau Kemana..?’

22
Jul
09

Permisi, Saya Bukan Teguh Widodo

Iseng-iseng nemu situs ini dan bagi yang bilang saya mirip Indra Birowo, tolong tarik kembali ucapan anda.

Silahkan disimak kesamaan fisiologis wajah “guuuuannnnntennnnggg” ini dengan beberapa celebrity (yang sebagian juga saya nggak ngerti itu siapa, kalau penasaran cek di Google).

Ini yang katanya saya mirip sama Hugh Grant, sama Mark Wahlberg, yang maen di The Happening. Iya kenapa juga ada yang harus mirip Sharon Stone sama Scarlet Johansson..? Bibir mungkin agak mirip.

1

Trus dilanjutkan dengan percobaan kedua, disebutkan tampang melas saya mirip dengan Jose Carreras (sopo iku..?), setelah melakukan investigasi di Google, diketahui beliau adalah penyanyi tenor asal Spanyol.

Lanjutkan membaca ‘Permisi, Saya Bukan Teguh Widodo’

29
Jun
09

Wartegg Test, Menurut Lohh..?

It was my first frustrating experience dealing with psychological stuff test, conducted by one of biggest manufacturing company.

Sebenernya ini terpancing oleh temen saya yang “konon” sudah sukses bekerja di tempat itu dan berusaha memanas-manasi dengan segala bentuk kesombongan dan kecongkakannya. Berbekal nekat, dan tanpa persiapan memadai, selayaknya alat tulis, CV dan semacamnya harus dipersiapan jauh-jauh hari. Nah ini CV baru ngeprint setengah jam sebelumnya. Pensil HB aja pinjem punya Hairul, itu aja dipotong lagi, dibagi dua sama Sanyoto.

Oke, for the quick recap, tesnya banyak dan bermacam-macam. Ada apalah itu yang A = B = D, trus kalau E apakah sama dengan F, dan apakah RJ benar-benar menjalin hubungan dengan AA yang merupakan ketua KPK.

Dilanjutkan dengan nebak-nebak siapa yang lebih tua, manakah yang lebih besar gedung sekolah apa pos kamling?. Siapakah yang lebih muda Yuni Shara apa Krisdayanti (yang ini gak ada sih sebenernya).

Lanjutkan membaca ‘Wartegg Test, Menurut Lohh..?’

16
Jun
09

Drag Me to Hell, Anyone..?

drag-me-to-hell-5330-poster-large

Film ini konon katanya film berbudget rendah yang dibikin oleh Sam Raimi di sele-sela pengerjaan Spiderman 4, tentunya dengan minim efek visual, ya seminim-minimnya efek visual dan budget yang dipake tentunya gak bisa debandingin dengan film horor Indonesia macam Genderuwo atau Pocong Kamar Sebelah. Ceritanya sendiri ditulis oleh Sam Raimi dan Ivan Raimi, ya mirip-mirip  Punjabi bersodara lah kalau di Inodesia.

Cerita dimulai pada tahun 1969 dimana sebuah praktek penyembuhan yang dilakukan oleh seorang psychic, dukun atau apalah terhadap seorang bocah yang mengalami gangguan dunia gaib (sebenernya saya ngira-ngira aja tuh anak sakitnya kenapa), dan walhasil si anak tidak tertolong karena kekuatan dari roh gaib itu lebih kuat dari dukun gipsi perempuan.

Dan seperti biasa adegan angin kenceng menggebrak jendela, anak kecil yang tiba-tiba terangkat dan jatuh ke lantai muncul pas adegan-adegan awal. Sang anak pun tiba-tiba tertelan oleh lingkaran api yang membelah lantai (I guess it’s hell, and he’s dragged in to). Si dukun pun selamat dari kobaran api, ia akhirnya kembali menata kehidupannya dan hidup bahagia di hutan, ceritanya pun tamat.

Belum ding, masih dilanjut dengan opening title dari film Drag Me to Hell, dan masih kurang satu setengah jaman lagi filmnya. Harapan saya terhadap film ini adalah, saya nggak cuman numpang tidur di gedung bioskop mengingat film terakhir yang lumayan sukses bikin saya seolah merasuk ke dalam cerita dan akhirnya terlelap adalah Angel and Demons.

Kembali ke Drag Me to Hell, dikisahkan seorang loan officer yang bernama Christine Brown yang pada suatu hari kedapetan seorang klien nenek-nenek latin yang meminta perlindungan finansial.

Iya, nenek-nenek latin itu namanya Mrs. Ganush, intinya kalau si Christine itu nggak bisa memperpanjang jatuh tempo pembayaran kreditnya si Ganush akan kehilangan rumah. Dan akan menjadi gelandangan, tentunya kondisi tersebut akan membebani pemerintah Amerika di tengah situasi krisis global ini.

Lanjutkan membaca ‘Drag Me to Hell, Anyone..?’




Smile

Cartoon of me

Disclaimer

Blog ini ditulis dengan penuh kepolosan, kesantunan, tidak ada hate speech, tidak ada unsur sara (suku, ras, Agama, akademik (nilai kuliah, IPK dan sebagainya), dan tanpa mewakili suatu partai politik ataupun ormas terstentu. Blog ini adalah personal blog yang isinya gak terlalu penting (ya kalau ada yang penting itu bonus buat anda). Saya masih belajar, dan terus akan belajar, karena dalam Hadist juga disebutkan, belajarlah sampai ke negeri China. Bahkan footer buku sinar dunia selalu ada. Blog ini juga tidak menyediakan download lagu-lagu gratis, ataupun video mpeg,3Gp dan lain sebagainya. Jadi bagi anda yang kecewa karena gak sengaja nge-klik, tau nge-link ke sini ya mohon maaf. Jadi selamat menikmati, sajian sederhana dari saya. Just Feel like Home

A Random Holy Verse

Yang Nyasar

  • 28,390 Orang

Hari-hari penuh ide

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

My Bloglog